Transformasi Model Pembelajaran dari Surface Learning Menuju Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Abstract
Islamic Religious Education (PAI) learning is currently dominated by a surface learning approach focused on rote memorization and lectures, creating a gap between academic achievement and student behavior. This study aims to analyze the weaknesses of surface learning, introduce the principles of deep learning (mindful, meaningful, joyful), and formulate transformation strategies for PAI. This research employs a library research method with content analysis techniques. The results show that surface learning hinders analytical skills due to its emphasis on administrative task completion. Deep learning strategies are operationalized through reflective discussions (mindful), interactive media and ice breaking (joyful), as well as advance organizers, progressive differentiation, superordinate learning, and integrative reconciliation (meaningful). The transformation requires shifting the teacher's role from authority to facilitator to deconstruct hierarchical classroom culture, and reconstructing assessment from LOTS to formative, authentic, and HOTS-based assessments.
Keywords: surface learning; deep learning; Islamic Religious Education; mindful learning.
Downloads
Copyright (c) 2026 maulana iskandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.





2.png)




